Keutamaan Ilmu #3
وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: مَنْ أُوتِيَ الْقُرْآنَ فَرَأَى أَنَّ أَحَدًا أُوتِيَ خَيْرًا مِنْهُ فَقَدْ حَقَّرَ مَا عَظَّمَ اللَّهُ تَعَالَى Dan beliau ﷺ bersabda: Barang siapa telah diberi Al-Qur’an, lalu ia memandang bahwa ada seseorang yang diberi sesuatu yang lebih baik darinya, maka sungguh ia telah meremehkan apa yang telah Allah Ta‘ala agungkan. وَقَالَ فَتْحُ الْمَوْصِلِيُّ رَحِمَهُ اللَّهُ: أَلَيْسَ الْمَرِيضُ إِذَا مُنِعَ الطَّعَامَ وَالشَّرَابَ وَالدَّوَاءَ يَمُوتُ؟ Fath al-Mawṣilī رحمه الله berkata: Bukankah orang sakit apabila dicegah dari makanan, minuman, dan obat, ia akan mati? قَالُوا: بَلَى Mereka menjawab: Benar. قَالَ: كَذَلِكَ الْقَلْبُ إِذَا مُنِعَ عَنْهُ الْحِكْمَةُ وَالْعِلْمُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ يَمُوتُ Ia berkata: Demikian pula hati, apabila dihalangi darinya hikmah dan ilmu selama tiga hari, maka ia akan mati. وَلَقَدْ صَدَقَ Dan sungguh ia telah berkata benar. فَإِنَّ غِذَاءَ الْقَلْبِ الْعِلْمُ وَالْحِكْمَةُ Sesungguhnya makanan hati adalah ilm...