Postingan

Menampilkan postingan dengan label XVIII. Adab Bepergian

Kewajiban-Kewajiban Baru yang Muncul Karena Perjalanan (2)

فَأَمَّا مُقَابَلَةُ الْعَيْنِ فَإِنَّهَا تُعْرَفُ بِمَعْرِفَةِ مِقْدَارِ عَرْضِ مَكَّةَ عَنْ خَطِّ الِاسْتِوَاءِ . Adapun menghadap tepat bangunan diketahui dengan mengetahui lintang Makkah dari garis khatulistiwa. وَمِقْدَارِ دَرَجَاتِ طُولِهَا، وَهُوَ بُعْدُهَا عَنْ أَوَّلِ عِمَارَةٍ فِي الْمَشْرِقِ . Dan mengetahui bujur derajatnya, yaitu jaraknya dari titik awal permukiman di timur. ثُمَّ يُعْرَفُ ذٰلِكَ أَيْضًا فِي مَوْقِفِ الْمُصَلِّي . Kemudian hal itu juga diketahui pada tempat berdirinya orang yang salat. ثُمَّ يُقَابَلُ أَحَدُهُمَا بِالْآخَرِ . Lalu keduanya dicocokkan satu sama lain. وَيَحْتَاجُ فِيهِ إِلَى آلَاتٍ وَأَسْبَابٍ طَوِيلَةٍ . Itu membutuhkan alat dan proses yang panjang. وَالشَّرْعُ غَيْرُ مَبْنِيٍّ عَلَيْهَا قَطْعًا . Syariat sama sekali tidak dibangun di atas hal-hal seperti itu. فَإِذًا الْقَدْرُ الَّذِي لَا بُدَّ مِنْ تَعَلُّمِهِ مِنْ أَدِلَّةِ الْقِبْلَةِ: مَوْقِعُ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ عِنْدَ الزَّوَالِ، وَمَوْقِعُ الشَّمْسِ وَق...

Kewajiban-Kewajiban Baru yang Muncul Karena Perjalanan (1)

فَهٰذَا بَيَانُ عِلْمِ مَا خُفِّفَ عَنِ الْمُسَافِرِ فِي سَفَرِهِ . Inilah penjelasan tentang ilmu mengenai hal-hal yang diringankan bagi musafir dalam perjalanannya. اَلْقِسْمُ الثَّانِي: مَا يَتَجَدَّدُ مِنَ الْوَظِيفَةِ بِسَبَبِ السَّفَرِ . Bagian kedua: kewajiban-kewajiban baru yang muncul karena perjalanan. وَهُوَ عِلْمُ الْقِبْلَةِ وَالْأَوْقَاتِ . Yaitu pengetahuan tentang kiblat dan waktu-waktu (salat). وَذٰلِكَ أَيْضًا وَاجِبٌ فِي الْحَضَرِ . Hal itu juga wajib ketika bermukim. وَلٰكِنْ فِي الْحَضَرِ مَنْ يَكْفِيهِ مِنْ مِحْرَابٍ مُتَّفَقٍ عَلَيْهِ يُغْنِيهِ عَنْ طَلَبِ الْقِبْلَةِ . Akan tetapi ketika bermukim, adanya mihrab yang disepakati arahannya sudah mencukupinya dari mencari kiblat. وَمُؤَذِّنٌ يُرَاعِي الْوَقْتَ يُغْنِيهِ عَنْ طَلَبِ عِلْمِ الْوَقْتِ . Dan adanya muazin yang memperhatikan waktu sudah mencukupinya dari mencari ilmu tentang masuknya waktu. وَالْمُسَافِرُ قَدْ تَشْتَبِهُ عَلَيْهِ الْقِبْلَةُ . Musafir bisa saja bingung menentuka...