Adab Bergaul dan Bermasyarakat : Pendahuluan
كِتَابُ آدَابِ الْأُلْفَةِ وَالْأُخُوَّةِ وَالصُّحْبَةِ وَالْمُعَاشَرَةِ مَعَ أَصْنَافِ الْخَلْقِ
Kitab tentang adab keakraban, persaudaraan, pergaulan, dan
bermasyarakat dengan berbagai golongan makhluk.
وَهُوَ
الْكِتَابُ الْخَامِسُ مِنْ رُبْعِ الْعَادَاتِ الثَّانِي.
Ini adalah kitab kelima dari rubu’ kedua dalam bagian adat
kebiasaan.
بِسْمِ
اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
الْحَمْدُ
لِلَّهِ الَّذِي غَمَرَ صَفْوَةَ عِبَادِهِ بِلَطَائِفِ التَّخْصِيصِ طُولًا
وَامْتِنَانًا، وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ فَأَصْبَحُوا بِنِعْمَتِهِ
إِخْوَانًا، وَنَزَعَ الْغِلَّ مِنْ صُدُورِهِمْ فَظَلُّوا فِي الدُّنْيَا
أَصْدِقَاءَ وَأَخْدَانًا، وَفِي الْآخِرَةِ رُفَقَاءَ وَخِلَّانًا.
Segala puji bagi Allah yang melimpahkan kepada para hamba
pilihan-Nya aneka karunia khusus, sebagai anugerah dan nikmat. Dia
mempersatukan hati mereka, sehingga dengan nikmat-Nya mereka menjadi saudara.
Dia mencabut kedengkian dari dada mereka, sehingga di dunia mereka menjadi
sahabat dan teman akrab, dan di akhirat menjadi kawan dan kekasih.
وَالصَّلَاةُ
وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ
الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ وَاقْتَدَوْا بِهِ قَوْلًا وَفِعْلًا وَعَدْلًا
وَإِحْسَانًا.
Semoga salawat dan salam tercurah kepada Muhammad yang
terpilih, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, yang mengikuti beliau dan
meneladani beliau dalam ucapan, perbuatan, keadilan, dan kebaikan.
أَمَّا
بَعْدُ، فَإِنَّ التَّحَابَّ فِي اللَّهِ تَعَالَى، وَالْأُخُوَّةَ فِي دِينِهِ،
مِنْ أَفْضَلِ الْقُرُبَاتِ، وَأَلْطَفِ مَا يُسْتَفَادُ مِنَ الطَّاعَاتِ فِي
مَجَارِي الْعَادَاتِ.
Amma ba‘du, saling mencintai karena Allah Ta‘ala dan
bersaudara dalam agama-Nya adalah termasuk ibadah yang paling utama. Itu juga
termasuk hal yang paling halus yang dapat diambil dari ketaatan dalam kehidupan
sehari-hari.
وَلَهَا
شُرُوطٌ، بِهَا يَلْتَحِقُ الْمُتَصَاحِبُونَ بِالْمُتَحَابِّينَ فِي اللَّهِ
تَعَالَى.
Persaudaraan itu memiliki syarat-syarat. Dengan
syarat-syarat itu, orang-orang yang bergaul dapat masuk ke dalam golongan
orang-orang yang saling mencintai karena Allah.
وَفِيهَا
حُقُوقٌ، بِمُرَاعَاتِهَا تَصْفُو الْأُخُوَّةُ عَنْ شَوَائِبِ الْكَدُورَاتِ
وَنَزَغَاتِ الشَّيْطَانِ.
Di dalamnya ada hak-hak. Dengan menjaganya, persaudaraan
menjadi bersih dari kotoran-kotoran dan gangguan setan.
فَبِالْقِيَامِ
بِحُقُوقِهَا يَتَقَرَّبُ إِلَى اللَّهِ زُلْفَى، وَبِالْمُحَافَظَةِ عَلَيْهَا
تُنَالُ الدَّرَجَاتُ الْعُلَى.
Dengan menunaikan hak-haknya, seseorang menjadi semakin
dekat kepada Allah. Dengan menjaganya, derajat yang tinggi akan diraih.
وَنَحْنُ
نُبَيِّنُ مَقَاصِدَ هٰذَا الْكِتَابِ فِي ثَلَاثَةِ أَبْوَابٍ.
Kami akan menjelaskan tujuan kitab ini dalam tiga bab.
الْبَابُ
الْأَوَّلُ فِي فَضِيلَةِ الْأُلْفَةِ وَالْأُخُوَّةِ فِي اللَّهِ تَعَالَى
وَشُرُوطِهَا وَدَرَجَاتِهَا وَفَوَائِدِهَا.
Bab pertama tentang keutamaan keakraban dan persaudaraan
karena Allah Ta‘ala, beserta syarat, tingkatan, dan manfaatnya.
الْبَابُ
الثَّانِي فِي حُقُوقِ الصُّحْبَةِ وَآدَابِهَا وَحَقِيقَتِهَا وَلَوَازِمِهَا.
Bab kedua tentang hak-hak pergaulan, adab-adabnya,
hakikatnya, dan hal-hal yang menyertainya.
الْبَابُ
الثَّالِثُ فِي حَقِّ الْمُسْلِمِ وَالرَّحِمِ وَالْجِوَارِ وَالْمُلْكِ،
وَكَيْفِيَّةِ الْمُعَاشَرَةِ مَعَ مَنْ قَدْ بُلِيَ بِهٰذِهِ الْأَسْبَابِ.
Bab ketiga tentang hak seorang muslim, kerabat, tetangga,
dan hamba sahaya, serta cara bergaul dengan orang yang diuji dengan sebab-sebab
tersebut.