Pendahuluan

كِتَابُ أَسْرَارِ الصَّلَاةِ وَمُهِمَّاتِهَا.
Kitab Rahasia-Rahasia Salat dan Hal-Hal Pentingnya.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي غَمَرَ الْعِبَادَ بِلَطَائِفِهِ، وَعَمَّرَ قُلُوبَهُمْ بِأَنْوَارِ الدِّينِ وَوَظَائِفِهِ.
Segala puji bagi Allah yang melimpahi para hamba dengan kelembutan-kelembutan-Nya, dan memakmurkan hati mereka dengan cahaya agama dan kewajiban-kewajibannya.

الَّتِي تَنْزِلُ عَنْ عَرْشِ الْجَلَالِ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا مِنْ دَرَجَاتِ الرَّحْمَةِ إِحْدَى عَوَاطِفِهِ.
Kewajiban-kewajiban itu turun dari ‘Arsy keagungan menuju langit dunia dari derajat-derajat rahmat sebagai salah satu bentuk kasih sayang-Nya.

فَارَقَ الْمُلُوكَ مَعَ التَّفَرُّدِ بِالْجَلَالِ وَالْكِبْرِيَاءِ بِتَرْغِيبِ الْخَلْقِ فِي السُّؤَالِ وَالدُّعَاءِ.
Dia berbeda dari para raja, meskipun hanya Dia yang memiliki keagungan dan kebesaran, karena Dia mendorong makhluk untuk meminta dan berdoa.

فَقَالَ: هَلْ مِنْ دَاعٍ فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ وَهَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ؟
Lalu Dia berfirman: “Adakah orang yang berdoa sehingga Aku kabulkan baginya? Dan adakah orang yang memohon ampun sehingga Aku ampuni baginya?”

وَبَايَنَ السَّلَاطِينَ بِفَتْحِ الْبَابِ وَرَفْعِ الْحِجَابِ.
Dia berbeda dari para penguasa karena Dia membuka pintu dan mengangkat hijab.

فَرَخَّصَ لِلْعِبَادِ فِي الْمُنَاجَاةِ بِالصَّلَوَاتِ كَيْفَمَا تَقَلَّبَتْ بِهِمُ الْحَالَاتُ فِي الْجَمَاعَاتِ وَالْخَلَوَاتِ.
Maka Dia memberi izin kepada para hamba untuk bermunajat melalui salat, dalam keadaan apa pun mereka berada, baik secara berjamaah maupun sendirian.

وَلَمْ يَقْتَصِرْ عَلَى الرُّخْصَةِ، بَلْ تَلَطَّفَ بِالتَّرْغِيبِ وَالدَّعْوَةِ.
Dan Dia tidak hanya cukup dengan memberi izin, tetapi juga dengan kelembutan-Nya memberikan dorongan dan ajakan.

وَغَيْرُهُ مِنْ ضُعَفَاءِ الْمُلُوكِ لَا يَسْمَحُ بِالْخَلْوَةِ إِلَّا بَعْدَ تَقْدِيمِ الْهَدِيَّةِ وَالرِّشْوَةِ.
Padahal selain-Nya dari kalangan raja-raja yang lemah tidak memberi izin untuk berduaan kecuali setelah diberi hadiah dan suap.

فَسُبْحَانَهُ، مَا أَعْظَمَ شَأْنَهُ، وَأَقْوَى سُلْطَانَهُ، وَأَتَمَّ لُطْفَهُ، وَأَعَمَّ إِحْسَانَهُ.
Maha Suci Dia. Betapa agung urusan-Nya, betapa kuat kekuasaan-Nya, betapa sempurna kelembutan-Nya, dan betapa luas kebaikan-Nya.

وَالصَّلَاةُ عَلَى مُحَمَّدٍ نَبِيِّهِ الْمُصْطَفَى، وَوَلِيِّهِ الْمُجْتَبَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ، مَفَاتِيحِ الْهُدَى وَمَصَابِيحِ الدُّجَى، وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا.
Dan semoga salawat tercurah kepada Muhammad, nabi-Nya yang terpilih, wali-Nya yang dipilih, serta kepada keluarga dan sahabatnya, para kunci petunjuk dan pelita dalam kegelapan, dan semoga Allah memberikan salam dengan sebenar-benarnya.

أَمَّا بَعْدُ، فَإِنَّ الصَّلَاةَ عِمَادُ الدِّينِ، وَعِصَامُ الْيَقِينِ، وَرَأْسُ الْقُرُبَاتِ، وَغُرَّةُ الطَّاعَاتِ.
Amma ba‘du, sesungguhnya salat adalah tiang agama, pegangan keyakinan, pokok pendekatan diri kepada Allah, dan puncak ketaatan.

وَقَدِ اسْتَقْصَيْنَا فِي فَنِّ الْفِقْهِ فِي بَسِيطِ الْمَذْهَبِ وَوَسِيطِهِ وَوَجِيزِهِ أُصُولَهَا وَفُرُوعَهَا، صَارِفِينَ جِمَامَ الْعِنَايَةِ إِلَى تَفَارِيعِهَا النَّادِرَةِ.
Kami telah menjelaskan secara rinci dalam bidang fikih, dalam kitab al-Basith, al-Wasith, dan al-Wajiz, pokok-pokok dan cabang-cabang salat, dengan mencurahkan perhatian penuh pada rincian-rinciannya yang jarang terjadi.

وَوَقَائِعِهَا الشَّاذَّةِ، لِتَكُونَ خِزَانَةً لِلْمُفْتِي مِنْهَا يَسْتَمِدُّ، وَمَعْوَلًا لَهُ إِلَيْهَا يَفْزَعُ وَيَرْجِعُ.
Juga pada kejadian-kejadiannya yang jarang, agar kitab-kitab itu menjadi gudang bagi seorang mufti untuk mengambil bekal darinya, dan menjadi sandaran baginya untuk kembali dan merujuk.

وَنَحْنُ الْآنَ فِي هٰذَا الْكِتَابِ نَقْتَصِرُ عَلَى مَا لَا بُدَّ لِلْمُرِيدِ مِنْهُ مِنْ أَعْمَالِهَا الظَّاهِرَةِ وَأَسْرَارِهَا الْبَاطِنَةِ.
Adapun sekarang, dalam kitab ini kami membatasi pembahasan pada hal-hal dari salat yang wajib diketahui oleh orang yang menempuh jalan Allah, baik amal-amal lahiriahnya maupun rahasia-rahasia batiniahnya.

وَكَاشِفُونَ مِنْ دَقَائِقِ مَعَانِيهَا الْخَفِيَّةِ فِي مَعَانِي الْخُشُوعِ وَالْإِخْلَاصِ وَالنِّيَّةِ مَا لَمْ تَجْرِ الْعَادَةُ بِذِكْرِهِ فِي فَنِّ الْفِقْهِ.
Dan kami akan menyingkap dari rincian makna-makna tersembunyinya, dalam hal kekhusyukan, keikhlasan, dan niat, sesuatu yang tidak biasa disebutkan dalam disiplin fikih.

وَمُرَتِّبُونَ الْكِتَابَ عَلَى سَبْعَةِ أَبْوَابٍ.
Dan kami menyusun kitab ini ke dalam tujuh bab.

اَلْبَابُ الْأَوَّلُ فِي فَضَائِلِ الصَّلَاةِ.
Bab pertama tentang keutamaan salat.

اَلْبَابُ الثَّانِي فِي تَفْضِيلِ الْأَعْمَالِ الظَّاهِرَةِ مِنَ الصَّلَاةِ.
Bab kedua tentang keutamaan amal-amal lahiriah dalam salat.

اَلْبَابُ الثَّالِثُ فِي تَفْضِيلِ الْأَعْمَالِ الْبَاطِنَةِ مِنْهَا.
Bab ketiga tentang keutamaan amal-amal batin dalam salat.

اَلْبَابُ الرَّابِعُ فِي الْإِمَامَةِ وَالْقُدْوَةِ.
Bab keempat tentang imamah dan mengikuti imam.

اَلْبَابُ الْخَامِسُ فِي صَلَاةِ الْجُمُعَةِ وَآدَابِهَا.
Bab kelima tentang salat Jumat dan adab-adabnya.

اَلْبَابُ السَّادِسُ فِي مَسَائِلَ مُتَفَرِّقَةٍ تَعُمُّ بِهَا الْبَلْوَى يَحْتَاجُ الْمُرِيدُ إِلَى مَعْرِفَتِهَا.
Bab keenam tentang masalah-masalah yang beragam, yang sering menimpa banyak orang, dan perlu diketahui oleh orang yang menempuh jalan akhirat.

اَلْبَابُ السَّابِعُ فِي التَّطَوُّعَاتِ وَغَيْرِهَا.
Bab ketujuh tentang salat-salat sunah dan yang lainnya.